Close

Not a member yet? Register now and get started.

lock and key

Sign in to your account.

Account Login

Forgot your password?

S1 Alih Jenis Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat

S1 Alih Jenis Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat

Informasi Program Studi

A. PENGERTIAN SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Peserta didik lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang telah menyelesaikan program pendidikan Sarjana bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, dengan beban studi 148-152 satuan kredit semester (sks), untuk mahasiswa yang berasal dari lulusan SMA dan 60-67 satuan kredit semester (sks), untuk mahasiswa yang berasal dari lulusan Akademi atau yang sederajat sesuai dengan yang telah ditetapkan.
  1. Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah tenaga pengelola program kesehatan yang diarahkan untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat dengan pendekatan multi disipliner.
  1. Sarjana Kesehatan Masyarakat dapat menempuh pendidikan tinggi lanjutan baik pada Program Pendidikan Magister maupun Program Pendidikan Doktor untuk mendapatkan tingkat keahlian dan kemampuan yang lebih tinggi.

B. TUJUAN PENDIDIKAN

Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat di Universitas Airlangga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi sebagai berikut :

1. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian nasional yang tinggi

2. Memiliki kompetensi sebagai berikut :

  1. Mengkaji status kesehatan masyarakat berdasarkan data, informasi dan indikator kesehatan (evidence based) untuk pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah di bidang kesehatan masyarakat yang meliputi Gizi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.
  2. Mengelola organisasi dan sistem kesehatan masyarakat (di bidang Gizi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku).
  3. Melakukan analisis kebijakan di bidang kesehatan masyarakat (berdasarkan dimensi sosio kultural dan atau lingkungan masyarakat serta memberikan rekomendasi).
  4. Melakukan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kegiatan dukungan sosial (kemitraan) di bidang kesehatan masyarakat untuk meningkatkan jejaring dan aksesbilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
  5. Melaksanakan riset di bidang kesehatan masyarakat yang meliputi Gizi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.

C. PERSYARATAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Calon pendaftar lulusan Akademi / D III Kesehatan antara lain dari : Analis Medis, Keperawatan, Pendidikan Bidan, Kesehatan Lingkungan, Higiene Perusahaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Gizi.

D. TATA LAKSANA AKADEMIK

1. Ketentuan tentang proses kegiatan belajar mengajar

a. Metode pembelajaran di Fakultas Kesehatan Masyarakat meliputi :

1) Perkuliahan dan Praktika

2) Praktik Kerja Lapangan (PKL)

3) Kuliah Kerja Nyata (KKN)

4) Magang

5) Penulisan Skripsi

6) Penulisan Karya Akhir

b. Kegiatan akademik disusun dengan tidak sepenuhnya mengikuti sistem kredit, dalam arti semua mata kuliah yang termasuk dalam kelompok MPK, MKK, MKB, MPB, dan MBB wajib diikuti oleh mahasiswa sesuai dengan satuan perkuliahan tiap semester.

c. Beban Studi keseluruhan program pendidikan sistem kredit semester untuk mahasiswa Program SKM (S1) Alih Jenis Program Studi Kesehatan Masyarakat adalah antara 60 – 67 sks dijadwalkan dalam 4 semester.

2. Bimbingan Akademik

Kegiatan bimbingan akademik dilaksanakan melalui :

a. Pengenalan Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru

Setelah mahasiswa terdaftar di Universitas, mahasiswa mendapat penjelasan tentang pelaksanaan sistem pendidikan dari Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat / Wakil Dekan I bidang akademik dan kemahasiswaan.

b. Dosen Wali

1) Dosen wali memberikan bimbingan bidang akademik khususnya dalam menyusun mata kuliah yang diprogram mahasiswa dalam Kartu Rencana Studi. Jumlah mata kuliah yang diprogram diwajibkan berkonsultasi dengan dosen wali.

2) Dosen wali memberikan bimbingan bagi mahasiswa yang mengalami hambatan studi.

E. BATAS WAKTU PENDIDIKAN

  1. Batas waktu pendidikan Program Sarjana Kesehatan Masyarakat (S1) Alih Jenis Umum Program  Studi Kesehatan Masyarakat paling lama 6 semester terhitung mulai diterima sebagai mahasiswa baru.
  1. Masa studi tidak diperhitungkan bila mahasiswa secara sah telah diizinkan oleh Rektor untuk jangka waktu tertentu tidak mengikuti kegiatan akademik. Mahasiswa dinyatakan harus meninggalkan studinya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga bila tidak dapat menyelesaikan pendidikannya dalam batas waktu yang ditentukan tersebut. Keputusan pemberhentian studi ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor atas usulan dari Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
  1. Cuti akademik adalah kegiatan meninggalkan kegiatan akademik oleh mahasiswa dengan sepengetahuan dosen wali atas dasar persetujuan secara sah dari Rektor Universitas Airlangga. Cuti hanya diberikan kepada mahasiswa yang telah menempuh pendidikan minimal 4 semester berturut-turut. Cuti akademik maksimum 2 semester tidak berturut-turut selama menempuh pendidikan. Selama cuti akademik mahasiswa tetap membayar biaya pendidikan. Mahasiswa yang cutinya melebihi dari waktu cuti akademik yang diizinkan dinyatakan gagal studi.
escort izmir escort izmir ukash bozdurma beylikduzu escort bayan deutsch porno deutsche pornos porno anschauen kostenlose porno deutsche porno