Begini Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Persiapan Ibu Menyusui di Era Pandemi Covid 19

FKM NEWS – Mutmainnah S.KM., M.Kes selaku Dosen FKM Universitas Airlangga berkesempatan menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Persiapan Ibu Menyusui di Era Pandemi Covid 19” pada (22/1/2021) kemarin. Diskusi dilaksanakan secara daring melalui live Instagram yang dimoderatori oleh Santi Lestiarini S.KM selaku alumnus FKM UNAIR.

Pandemi Covid 19 diketahui telah membawa beragam dampak perubahan pada pola perilaku masyarakat. Masyarakat diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan guna mengurangi dan menghentikan penyebaran virus Covid 19. Tak terkecuali pada ibu hamil dan ibu menyusui.  Ibu hamil dan ibu menyusui merupakan kelompok rentan yang memerlukan asupan gizi seimbang. Mereka diharuskan untuk tetap menjaga kesehatan terlepas dari adanya pandemi Covid 19 ataupun tidak.

“Harapannya para ibu hamil dan ibu menyusui tetap di rumah aja karena termasuk dalam kelompok rentan,” tutur Muthmainnah.

Di samping itu, Muthmainnah mengatakan untuk para ibu hamil harus senantiasa menjaga mood mengingat adanya perubahan hormon yang terjadi pada mereka. Psikologisnya harus dijaga guna menjaga atau meningkatkan imunitas tubuh. Dan jangan lupa bagi ibu hamil untuk selalu mengkomunikasikan segala keluhan, baik secara fisik ataupun mental kepada orang terdekat untuk menghindari segala risiko terburuk.

“Bagi ibu hamil yang segera menyusui penting untuk mempersiapkan perlengkapan alat menyusui, seperti pompa asi,” kata Muthmainnah.

Menurut Muthmainnah hal itu dilakukan sebagai upaya menghindari kasus Covid 19 yang tak terdeteksi ataupun ibu yang telah terinfeksi Covid 19. Apabila ingin menyusui secara langsung penting untuk mengikuti anjuran pemerintah supaya selalu di rumah saja atau Work From Home (WFH). Pada akhir, Muthamainnah menganjurkan untuk para ibu hamil dan menyusui supaya memiliki rasa syukur yang baik guna menjaga imunitas tubuh. Selalu menjaga asupan makanan, mengikuti protokol kesehatan, dan yang paling penting adalah doa untuk selalu diberi kesehatan.

Penulis: Tunjung Senja Widuri

 

 

 

EnglishIndonesian
%d blogger menyukai ini: