Dayinta Annisa Wakili Kanada di Global Goals MUN

FKM NEWS – Global Goals Model United Nation (MUN) adalah konferensi yang diadakan oleh International Global Network  berkolaborasi dengan United Nations/PBB. Konferensi tersebut diakan sebagai kesempatan bagi para mahasiswa terpilih untuk membahas tujuan dari sustainable development goals (SDGs) dengan metode roleplay, mewakili berbagai negara.

Dayinta Annisa Syaiful atau Dayinta, mahasiswa semester lima Kesehatan Masyarakat terpilih sebagai perwakilan Kanada dengan mengusung goal  SDGs yang ketiga yaitu good health and well being dengan bahasan outbreak dan epidemik. Kegiatan  Global Goal MUN yang diikuti oleh Dayinta bertempat di Nakhom Nayok, Thailand pada 4-7 Oktober 2019.

Dayinta menjelaskan dalam konferensi ini terbagi menjadi tiga yaitu menjadi general speaker list, moderated caucus, dan unmoderated caucus. Dayinta sendiri telah tiga kali menjadi general speaker list atau biasa dikenal dengan keynote speaker untuk menjelaskan apa yang akan dibahas ketika konferensi ke semua orang tetapi hanya secara garis besar.

“Ketika di moderated caucus kita juga harus menjelaskan apa yang mau kita bahas nantinya. Sebagai perwakilan Kanada yang punya health information system yang bagus, kita bisa memberitahukan ke teman-teman perwakilan negara lain agar mereka bisa mengimplementasikan ke negara yang diwakili. Selain health information system, kita juga membahas bagaimana terjadinya outbreak after disaster, politic unstability, dan hal lain yang berkaitan dengan goals yang diusung,” jelas Dayinta.

Dayinta juga menambahkan, output dari konferensi yang berlangsung selama dua hari itu berupa working paper dan draft resolution. Di unmoderated caucus, semua perwakilan negara harus bernegosiasi dan berdiplomasi dengan masing-masing delegasi untuk bekerja sama menghasilkan perjanjian multilateral maupun bilateral. Kerja sama ini bisa berupa membuat blok seperti negara Kanada, Indonesia dan Australia untuk membuat working paper yang berisi bekerja sama di sektor tertentu.

Selanjutnya, para delegasi bisa berkumpul lagi membentuk blok di satu council seperti Kanada, Australia dan Nepal untuk membuat draft resolution paper. Draft tersebut berfungsi  untuk membuat semacam policy brief atau semacam International Health Regulation di WHO.

Dayinta sendiri terpilih menjadi best position paper dengan mengangkat isu tujuan SDGs ketiga. Yaitu terkait  upaya menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.

“Untuk teman-teman FKM, jangan takut untuk ikut konferensi karena sebenarnya konferensi semacam MUN ini bisa mendorong kita supaya terus berkembang lagi. Dari konferensi juga banyak keuntungan yang kita dapat sebagai delegasi terutama networking karena memperluas jejaring pertemanan dan bisa mempermudah kita untuk mendapat pengetahuan baru,” pungkas Dayinta.

 

Penulis : Charisma Agustin

Editor : Galuh Mega Kurnia

EnglishIndonesian
%d blogger menyukai ini: