Ketika COVID-19 Belum Usai, Amankah WFO Untuk Dilakukan?

FKM NEWS- Pandemi COVID-19 masih melingkupi kehidupan masyarakat Indonesia, penyebaran COVID-19 dapat terjadi dari orang ke orang dan memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat (Muhammad et all, 2020). Pemerintah Indonesia telah bekerja keras menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, beberapa organisasi merespon PSBB ini dengan 2 cara yaitu Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Work From Office (WFO) atau bekerja dari kantor harus ekstra hati-hati dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19 di kantor.

Pada saat pandemi COVID-19 banyak pekerja yang bekerja dari rumah, namun ada beberapa orang yang diharuskan bekerja di kantor atau Work From Office (WFO). Beberapa orang diharuskan melakukan aktivitas di tempat kerja minimal 8 jam per hari guna mendapatkan penghasilan. Untuk orang yang bekerja di kantor tentunya harus lebih memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak terkena oleh virus COVID-19. Yang dimaksud dengan protokol kesehatan adalah menerapkan gerakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Pada masa pendemi sekarang, kepatuhan masyarakat menjadi hal yang penting sebagai langkah awal untuk menjalankan kebijakan pemerintah. Karena virus ini bisa menyerang siapa saja, bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan selama pandemi akan berakibat fatal bagi diri sendiri dan keluarga atau orang disekitarnya.

Karyawan yang berusia remaja, PNS, dan karyawan tidak tetap atau honorer atau kontrak selalu menerapkan physical distancing dan cuci tangan di tempat kerja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan dengan jarak fisik dan praktik cuci tangan di tempat kerja. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat Work From Office (WFO) di saat masa pandemi COVID-19, diantaranya yaitu :

  1. Jangan pernah lupa untuk selalu memakai masker, pemerintah menganjurkan untuk menggunakan masker saat keluar rumah karena untuk mencegah penuran penyakit. Lebih spesifiknya, masker kain dipakai oleh masyarakat umum sedangkan masker medis dipakai oleh tenaga kesehatan yang lebih rentan terpapar COVID-19 karena kontak langsung dengan pasien dan masyarakat.
  2. Menjaga jarak minimal 2 meter atau jangan berkelompok dengan teman, karena cara penularan virus COVID-19 yang paling umum adalah dimulai dari satu orang ke orang lainnya.
  3. Terapkanlah selalu mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, setelah menyentuh benda ataupun bersentuhan dengan orang pastikan langsung mencuci tangan dengan sabun dan air bersih atau memakai hand sanitizer.
  4. Membawa bekal sendiri dari rumah dengan menjaga asupan makanan dan nutrisi yang baik bagi daya tahan tubuh, membawa bekal dari rumah juga akan terjamin kebersihannya. Pada pandemi saat ini pastikanlah kita selalu memakan makanan bergizi yang mengadung karbohidrat, protein, vitamin, lemak, mineral, dan serat, dan tidak lupa untuk selalu minum air mineral untuk rehidrasi tubuh.

Dengan menerapkan protokol kesehatan bisa membuat pekerjaan kita lebih aman, efisien dan tidak takut tertular penyakit. Setiap orang sangat rentan terhadap COVID-19, baik itu orang yang bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) maupun orang yang bekerja di kantor atau Work From Office (WFO). Jangan pernah berasumsi bahwa jika kita telah melakukan perilaku hidup sehat, seperti makan makanan bergizi, berolahraga, dan istirahat yang cukup, virus tidak menginfeksi tubuh kita. Setiap orang harus selalu waspada dan mematuhi himbauan pemerintah meski merasa sehat, untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Selain itu, pemerintah daerah juga harus mengambil tindakan tegas jika ada suatu tempat atau kantor yang masih lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Masalah COVID-19 tidak dapat berakhir dengan waktu yang singkat, oleh karena itu masyarakat harus memulai tatanan hidup yang normal dan selalu menerapkan protokol kesehatan guna terhidar dari virus COVID-19. Dengan adanya Work From Office (WFO) diharapkan pegawai lebih patuh dan konsisten dalam mencegah penularan COVID-19. Apabila ada yang tidak patuh sebaiknya pegawai tersebut mendapatkan teguran atau hukuman, karena itu juga demi kebaikan diri sendiri untuk menangani masalah kesehatan. Jika protokol kesehatan dilakukan dengan benar dan disiplin, maka Work From Office (WFO) akan berjalan dengan baik dan aman.

Kontributor:
Athiyyah Yuan Sabina
athiyyah.yuan.sabina-2020@fkm.unair.ac.id

EnglishIndonesian
%d blogger menyukai ini: