Home / Berita / Mufidah, Ikuti Pengmas Hingga ke Berbagai Daerah

Mufidah, Ikuti Pengmas Hingga ke Berbagai Daerah

FKM NEWS – Mudifah Anisah, mahasiswa semester lima Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) aktif mengikuti Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di berbagai daerah. Selain itu, Ia juga aktif berorganisasi dan mengikuti kepanitiaan di fakultas dan universitas. Niat tulus dan ketertarikan hatinyalah yang membuat mahasiswa yang akrab disapa Mufidah tersebut mau mengabdikan diri kepada masyarakat.

Berawal di tahun 2018, Mufidah menjadi voulenteer di acara Kelas Inspirasi Surabaya. Lalu di tahun 2019, Ia mengikuti pengmas mulai di daerah Jember, Tambora, Raja Ampat, Riau hingga Kuala Lumpur, Malaysia.

Pengabdian Mufidah di Jember itu dilakukan bersama-sama dengan panitia Hari Kesehatan Nasional, acara pengmas yang diadakan oleh Departemen Pengmas BEM FKM Unair; pengmas di Tambora bernama Ekspedisi Sosial Puncak Indonesia Gunung Tambora diadakan oleh National Initiative for Community Empowerment (NICE) ; di Raja Ampat pun juga demikian, sedangkan di Riau-Kuala Lumpur, Ia sebagai Koordinator Divisi Kesehatan Youcan Millenial Mengabdi yang diadakan oleh YOUCAN Indonesia.

Dari beberapa pengalaman pengmas tersebut, banyak pelajaran dan nilai yang bisa diambil. Mulai dari mengetahui keadaan kehidupan orang-orang yang berada di pelosok negeri, mengikuti pengmas membuat Mufidah bersemangat untuk melakukan sesuatu di kemudian hari untuk orang-orang di luar sana, dan tak lain ia juga semakin bersyukur atas kehidupannya.

“Kita juga bisa belajar untuk komunikasi, melebur dengan masyarakat dan semakin mencintai negeri kita ini, Indonesia,” tambahnya.

Motivasi Mufidah untuk mengikuti pengmas yaitu ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya dan orang lain, belajar komunikasi dengan masyarakat secara langsung dan mengetahui lebih dalam mengenai Indonesia. Sampai saat ini, Mufidah juga aktif menjadi voulenteer Social Project dari Kimia Farma di Kampung Pemulung, Keputih.

“Aku juga bercita-cita untuk membangun klinik atau rumah sakit di daerah pelosok sesuai dengan keadaan dan kebutuhan mereka,” pungkasnya.

 

Penulis : Vina Himmatus Sholikhah

Editor : Galuh Mega Kurnia

About galuhmegakurnia

Lihat juga

Sosialisasi Implementasinya tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Pemeriksaan Kesehatan pada Kelompok Nelayan dan Masyarakat

FKM NEWS- Dengan adanya Peraturan Daerah kota Surabaya yaitu Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan …

%d blogger menyukai ini: