Program Research Class, Fasilitasi Mahasiswa FKM UNAIR di Bidang Penulisan Penelitian

FKM NEWS – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) untuk pertama kalinya menggelar program Research Class pada Selasa (29/3). Terdapat tiga dosen yang akan mengajar dalam kelas tersebut, yaitu Dr. Diah Indriani, S.Si., M.Si., Trias Mahmudiono, S.KM., MPH (Nutr)., GCAS.,. PhD  dan Inge Dhamanti, S.KM., M.Kes., MPH., PhD.

Gambar : Inge (lima dari kiri belakang) berfoto bersama mahasiswa peserta research class gelombang pertama.

Inge, salah satu penggagas program tersebut menjelaskan bahwa research class dilatar belakang oleh keresahannya melihat iklim akademik yang masih kurang. Utamanya dalam mendukung mahasiswa untuk melakukan penelitian atau menulis artikel. 

“Jadi karena itu, kita (Inge dan dua dosen lainnya, red) ingin membuat kelas yang berkaitan dengan penulisan penelitian. Apakah itu tentang cara menulis artikel, literature review, research methodology, atau cara mencari artikel dan juga cara publish di jurnal,” jelas Inge.

Terdapat tiga topik yang akan dibahas dalam kelas itu. Topik pertama adalah terkait dengan Writing Literature Review yang disampaikan oleh Inge. Topik Kedua, Sampling Techniques for Quantitative Research yang akan disampaikan oleh Dr. Diah. Sementara topik ketiga adalah tentang Writing for Journal yang akan disampaikan oleh Trias. 

Kelas yang akan dilaksanakan selama satu setengah bulan tersebut terbatas hanya untuk dua puluh mahasiswa dari berbagai jenjang perkuliahan. Dibatasinya jumlah peserta tersebut bertujuan agar seluruh peserta yang ikut dalam kelas dapat fokus pada materi yang disampaikan. Sehingga, kelas dapat  menjadi efektif dan efisien. 

“Kita ingin menjaring dua puluh mahasiswa yang berkomitmen dan niat untuk kelas ini,” ucap Inge.

Dalam menjalankan program tersebut, Inge bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM melalui Rani Pratiwi, Kepala Departemen Riset dan Prestasi. Terutama dalam hal publikasi program, proses penjaringan peserta dan pencarian ruang kelas. 

“Semoga kegiatan ini bisa sustainable (berkelanjutan, red) karena dari sisi dosen, kita hanya perlu meluangkan waktu sekali dalam dua atau tiga bulan. Dan untuk mahasiswa, semoga mereka bisa mendapatkan manfaat dalam hal penulisan penelitian,” harap Inge.

Mewakili pihak BEM FKM, Rani juga berharap mahasiswa yang telah berkesempatan mengikuti research class tersebut bisa membuat artikel ilmiah yang bagus. Yang dapat disubmit di jurnal terindeks scopus. 

“Atau minimal, mereka (Peserta research class, red) dapat menularkan ilmunya ke teman-teman lain yang belum berkesempatan untuk ikut kelas ini,” pungkas Rani.

 

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Ilham Aksanu Ridlo

About the author

Webmaster dan Editor-in-Chief FKM NEWS
EnglishIndonesian
%d blogger menyukai ini: