Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat
Deskripsi
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat berdiri sejak tahun 1984. Sejak tahun 2005, manajemen pengelolaan program studi berpindah dari program pascasarjana ke Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Lokasi program studi berada di Kampus C Universitas Airlangga di Jalan Mulyorejo Surabaya. Saat ini Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat mempunyai 8 minat studi: Biostatistika dan Data Sains Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Mental Masyarakat, Kesehatan Global, Informatika Kesehatan serta Demografi dan Kependudukan. Magister Kesehatan Masyarakat dapat ditempuh selama 4 semester (2 tahun) dengan beban studi 56 kredit. Mata kuliah di semester 1 merupakan mata kuliah wajib dan mata kuliah di semester 2-3 merupakan mata kuliah peminatan. Pada semester 4 mahasiswa akan melakukan project penelitian tesis.
Visi dan Misi
Visi:
Menjadi program studi terkemuka, untuk menghasilkan lulusan yang mandiri, inovatif, berwawasan luas dan pelopor dalam pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat berdasarkan moral agama.
Misi:
- Menyelenggarakan pendidikan akademik di bidang kesehatan masyarakat berbasis teknologi pembelajaran modern.
- Melaksanakan penelitian dasar, terapan dan penelitian kebijakan, serta melakukan publikasi hasil riset di bidang kesehatan masyarakat yang menunjang pembangunan nasional.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset di bidang kesehatan masyarakat
- Mengupayakan kemandirian dan memperkuat jejaring dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang kesehatan masyarakat yang berorientasi pada mutu dan kemampuan bersaing secara global
Gelar Lulusan
Magister Kesehatan (M.Kes)
Pelaksanaan Perkuliahan
Daring, Luring, Hybrid
Periode Penerimaan
Satu Kali Setahun
Masa Studi
2 tahun (4 Semester)
Akreditasi
Unggul
Staf Pengajar
- Prof. Kuntoro, dr., MPH. Dr.PH.
- Prof. Bambang Wirjatmadi, dr., MS., MCN., Ph.D., Sp.GK
- Prof. Dr. Tri Martiana, dr., MS.
- Dr. M. Bagus Qomaruddin, Drs., MSc.
- Prof. Dr. Lilis Sulistyorini, Ir., M.Kes.
- Prof. Dr. Annis Catur Adi, Ir., M.Si.
- Dr. Arief Wibowo, dr., MS.
- Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh., M.Sc
- Prof. Dr. Hari Basuki Notobroto, dr., M.S.
- Dr. Rachmah Indawati, SKM. MKM.
- Prof. Dr. Rr. Soenarnatalina Melaniani, Ir., M.Kes.
- Dr. Fariani Syahrul, S.KM., M.Kes
- Dr. Djazuly Chalidyanto, S.KM., M.ARS
- Oedojo Soedirham, dr., MPH. MA. PhD.
- Prof. Dr. Santi Martini, dr., M.Kes
- Dr. Setya Haksama, drg., M.Kes
- Dr. Lucia Yovita Hendrati, SKM. M.Kes.
- Dr. Sudarmaji, SKM. M.Kes.
- Dr. Arief Hargono, drg., M.Kes
- Dr. Muji Sulistyowati, SKM. M.Kes.
- Prof. Dr. Ratna Dwi Wulandari, S.KM., M.Kes
- Dr. Sri Widati, S.Sos., M.Si
- Dr. Siti Rahayu Nadhiroh, SKM. M.Kes.
- Dr. Abdul Rohim Tualeka, Drs., M.Kes.
- Dr. Pulung Siswantara, SKM, M.Kes
- Dr. Retno Adriyani, ST. M.Kes.
- Dr. Corie Indria Prasasti, SKM. M.Kes.
- Dr. Shrimarti Rukmini Devy, Dra., M.Kes.
- Dr. Diah Indriani, S.Si. Msi.
- Dr. Hario Megatsari, S.KM., M.Kes.
- Dr. Kurnia Dwi Artanti, dr., M.Sc
- Dr. Farapti, dr., M.Gizi
- Dr. Triska Susila Nindya, SKM, MPH
- Dr. Dini Ririn Andrias, SKM, M.Sc
- Dr. Nurul Fitriyah, SKM, MPH
- Tito Yustiawan, drg., M.Kes, Ph.D
- Dr. M. Farid D. Lusno, dr., M.KL
- Dr. Atik Choirul Hidajah, dr., M.Kes.
- Dr. Ernawaty, drg., M.Kes.
- Dr. Lutfi Agus Salim, S.KM., M.Si.
- Dr. M. Atoillah Isfandiari, dr., M.Kes.
- Dr. Mahmudah, Ir., M.Kes.
- Dr. Nunik Puspitasari, S.KM., M.Kes.
- Prof. Dr. Sri Sumarmi, S.KM., M.Si
- Prof. Trias Mahmudiono, S.KM., M.PH, Ph.D
- Prof. Ira Nurmala, S.KM., M.PH., Ph.D
- Inge Dhamanti, S.KM., M.Kes., M.PH., Ph.D
- Dr. Rian Diana, SP, M.Si
- Dr. Muthmainnah, SKM, M.Kes
- Sigit Ari Saputro, S.KM, M.Kes., Ph.D
- Mahmud Aditya Rifki, S.Gz., M.Gz, Ph.D
- Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A.(K)
- Dr. Budi Prasetyo, dr., Sp.OG (K)
- Dr. Mira Irmawati, dr., Sp.A(K)
- Hanna Dyahferi Anomsari, dr., Sp.A.(K).
- Dr. Ernawati, dr., Sp.OG.
- Dr. Dominicus Husada, dr.,DTM&H.,MCTM(TP).,SpA(K).
- Dr. Dwi Aprilawati, dr., M.Kes.
- Dr. Nur Aisiyah Widjaja, dr., Sp.A(K).
- Dr. Jimmy Yanuar Anas, dr., Sp.OG(K).
Prospek Lulusan
Prospek kerja lulusan kesehatan masyarakat sangat luas dan menjanjikan, tidak hanya terbatas di fasilitas kesehatan. Lulusan dapat berkarier di berbagai sektor, baik pemerintahan, swasta, maupun internasional, dengan peran yang berfokus pada pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bidang pekerjaan utama
- Instansi pemerintahan: Lulusan dapat bekerja di Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan di tingkat provinsi hingga kabupaten, Puskesmas, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hingga Kementerian Lingkungan Hidup. Peran yang bisa diisi antara lain:• Administrator layanan kesehatan
• Penyuluh atau promotor kesehatan
• Pengawas program kesehatan
• Tenaga surveilans epidemiologi
• Data analysis
• Pengembang aplikasi sistem informasi Kesehatan
• Perencana, pelaksana dan pengawas program yang berkaitan dengan keluarga berencana dan pembangunan kependudukan
• Perencana, pelaksana dan pengawas program pencegahan dan rehabilitasi, karena masalah penyalahgunaan narkotika sering kali berkaitan erat dengan masalah kesehatan mental
• Bekerja pada program yang berfokus pada kesehatan mental perempuan dan anak, terutama dalam kasus trauma atau kekerasan - Fasilitas kesehatan: Di rumah sakit dan puskesmas, lulusan memiliki berbagai posisi, termasuk:
• Administrator atau manajer
• Ahli gizi kesehatan
• Pengelola program kesehatan ibu dan anak (KIA)
• Menganalisis data klinis, mengelola sistem rekam medis elektronik (RME), dan mengoptimalkan alur kerja klinis di rumah sakit atau puskesmas - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi internasional: Lulusan memiliki kesempatan untuk berkontribusi di organisasi nirlaba yang berfokus pada kesehatan masyarakat, seperti Palang Merah atau bahkan World Health Organization (WHO). Bidang kontribusi dapat dalam konsentrasi peningkatan status Kesehatan ibu dan anak, edukasi pendidikan kesehatan, bersama LSM merancang dan menjalankan program-program promosi kesehatan mental di tingkat komunitas
- Akademisi dan peneliti: Bagi yang memiliki minat di bidang pendidikan dan penelitian, profesi sebagai dosen atau peneliti di perguruan tinggi dan lembaga riset bisa menjadi pilihan. Lulusan juga dapat menjadi epidemiolog, yaitu ahli yang menganalisis data penyakit untuk mencegah penyebarannya.
- Wirausaha: Beberapa contoh wirausaha yang bisa dirintis oleh lulusan kesehatan masyarakat antara lain:
• Membuka jasa konsultasi gizi atau katering makanan sehat,
• Menyediakan jasa konsultasi pengolahan data kesehatan
• Membangun aplikasi Kesehatan untuk peminatan informatika kesehatan.
Fasilitas Unggulan
Program Unggulan:
- Program Unggulan Fast Track (khusus mahasiswa S1 UNAIR)
- Beasiswa student outbound ke LN
- Kelas kerjasama (teknis pelaksaan sesuai kesepakatan MoA)
- Training Capacity Building dan Dinamika Kelompok
- Pendampingan penulisan jurnal ilmiah
- Guest Lecture dengan narasumber LN
- Guest Lecture dengan narasumber praktisi
SK Akreditasi
Unduh Kurikulum