Pandemi, Mahasiswa FKM Lakukan KKN Mandiri di Daerah Asal

FKM NEWS – Setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahan selama satu semester, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) semester 5 Universitas Airlangga (UNAIR) disibukkan dengan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang dilaksanakan mulai bulan Januari hingga Februari tahun 2021.

Terdapat sebagian mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN secara berkelompok dan sebagian lainnya melakukan kegiatan KKN secara mandiri di daerah asal masing-masing. Havida Aini Fauziyah atau yang akrab disapa Havida adalah salah satu mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN secara mandiri di daerah asalnya.

Dia melakukan kegiatan KKN itu di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, Tangerang Banten. Havida mengungkapkan bahwa sebagian besar kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom meeting.

“Beberapa kegiatan yang aku lakukan saat KKN itu seperti membuat poster tentang pentingnya sarapan pagi, membuat poster tentang isi piringku terus ada juga kegiatan bimbingan belajar bahasa inggris, dan lain-lain,” ucapnya pada Jumat (29/01/21).

Menurut Havida, terdapat beberapa keuntungan ketika KKN dilakukan secara online. Diantaranya adalah tidak membutuhkan biaya yang terlalu banyak, mengurangi risiko terjadinya penularan Covid-19 dan kegiatannya dapat dilakukan dari rumah.

Mahasiswa lain yang juga melaksanakan KKN secara mandiri adalah Intan Resvilani. Dia melakukan serangkaian kegiatan KKN itu di daerah asalnya yakni di Kabupaten Bojonegoro.

“Jadi lebih tepatnya aku KKN di Desa Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro,” cerita mahasiswa yang akrab disapa Intan tersebut.

Berbeda dengan Havida, Intan melakukan kegiatan KKN secara offline dan online. Dia menuturkan bahwa protokol kesehatan diterapkan secara ketat ketika kegiatan KKN dilaksanakan dengan metode offline.

Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan, sambung Intan, seperti pembuatan handsanitizer, sosialisasi, bakti sosial dan lain-lain. Sebagai penutup, Intan berharap kegiatan KKN yang dilakukan tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Walau terdapat keterbatasan pandemi, semoga kegiatan KKN yang telah dan akan dilaksanakan bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan keterbatasan semoga tidak mengurangi kemauan untuk berkembang,” tandasnya. (*)

Penulis : Dita Aulia Rahma

About the author

Kontributor FKM NEWS
EnglishIndonesian
%d blogger menyukai ini: